Rabu, 24 September 2014

Jenis-Jenis Kelahiran



Melahirkan Secara Alamiah dan Melahirkan dengan Persiapan
·         Melahirkan secara alamiah
Melahirkan secara alamiah adalah suatu metode yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit yang dialami ibu dengan cara mengurangi rasa takut, yang ditempuh melalui pemberian pendidikan mengenai melahirkan serta mengajarkan metode bernapas dan teknik relaksasi ketika melahirkan.

·         Melahirkan dengan persiapan
Seorang ahli kandungan Prancis yang bernama Ferdinand Lamaze mengembangkan sebuah metode, yang menyerupai metode melahirkan secara alamiah, yang dikenal sebagai melahirkan dengan persiapan atau metode Lamaze. Metode ini meliputi teknik pernapasan khusus untuk mengontrol dorongan di tahap akhir proses melahirkan, beserta pendidikan yang lebih terperinci mengenai anatomi dan fisiologi. Metode Lamaze telah menjadi metode yang sangat populer di Amerika Serikat.  Pasangan dari perempuan yang hamil biasanya bertindak sebagai pelatih, yang menghadiri kelas melahirkan anak bersamanya, kemudian membantunya untuk melakukan pernafasan dan relaksasi selama melahirkan.



Perawatan PraKelahiran



Perawatan PraKelahiran
 
Meskipun perawatan prakelahiran sangat bervariasi, biasanya perawatan prakelahiran berupa kunjungan perawatan medis dengan jadwal yang jelas meliputi pemeriksaan untuk kondisi atau pun penyakit yang dapat ditangani yang dapat memperngaruhi bayi atau ibu (Lu  & Lu, 2008). Selain perawatan medis, program-program prakelahiran sering kali melibatkan layanan pendidikan, sosial, dan gizi yang komprehensif.
Perawatan prakelhiran juga penting bagi para perempuan yang hidup miskin, karena dapat menghubungkan mereka dengan berbagai layanan sosial lainnya.
Sebuah program inovatif yang secara luas berkembang di Amerika Serikat adalah CenteringPregnancy (steming, 2008). Program ini berpusat pada hubungan antar indivudu dan menyediakan perawatan prakelahiran lengkap secara berkelompok. CenteringaPregnancy menggantikan dokter tradisional 15 menit dengan dukungan kelompok 90 menit dan pemeriksaan diri yang dipimpin oleh seorang dokter atau bidan bersertifikat. Sesi-sesi itu berfokus pada usaha untuk memperkuat perempuan agar memainkan peran aktif dalam kehamilan yang sehat. Studi terkini mengungkapkan bahwa kelompok-kelompok CanteringPregnancy melakukan lebih banyak kunjungan prakelahiran, mencapai peningkatan pemberian ASI, dan lebih puas terhadap perawatan prakelhiran mereka dibanding wanita lain yang melakukan perawatan mandiri (Klima dkk., 2009)

Selasa, 23 September 2014

Perkembangan PraKelahiran




 

Rangakaian Perkembangan PraKelahiran


Perkembangan prakelahiran biasanya dimulai dengan pembuahan dan diakhiri dengan kelahiran, berlangsung selama 266 hingga 280 hari (38 hingga 40 minggu). Rangkaian ini dapat dibagi ke 3 periode yaitu :
·         Priode germinal adalah periode perkembangan prakelahiran yang berlangsung selama dua minggu pertama setelah pembuahan. Periode ini meliputi pembentukan telur yang sudah dibuahi (zigot), pembelahan sel, dan pelekatan zigot ke dinding rahim.
·         Periode embrionik adalah periode perkembangan prakelahiran yang terjadi dari dua hingga delapan minggu setelah pembuahan. Selama periode embrionik kecepatan diferensiasi sel meningkat, sistem pendukung bagi sel terbentuk, dan organ-organ mulai tampak.
·         Periode fetal adalah periode perkembanagn prakelahiran yang dimulai pada dua bulan setelah pembuahan dan umumnya berlangsung selama tujuh bulan. Selama periode ini, pertumbuhan dan perkembangan melanjutkan rangkaian dramatisnya.